Kamis, 12 Maret 2015

ROMA MALKIST CRACKERS



SAAT ULTAH, SAATNYA ROMA MALKIST CRACKERS



Roma Malkist Crackers
Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan karena adik kami, AYUK APRILIA TSALISA genap berusia 5 tahun. Pada kesempatan ini kami membuat pesta kecil dengan mengundang teman-teman sekolahnya. Jauh hari sebelumnya, kami sekeluarga pusing tujuh keliling memikirkan snack apa yang akan dibagikan kepada teman-teman AYUK mengingat sekarang ini banyak sekali snack yang tidak sehat karena mengandung pemanis dan pewarna buatan serta pengawet yang tentu saja tidak aman untuk di konsumsi oleh anak-anak. Kami memilah dan memilih, akhirnya pilihan kami jatuh pada Roma Malkist Crackers.  

Roma Malkist Crackers yang merupakan salah satu Produk Mayora merupakan camilan yang bermutu tinggi. Bagaimana tidak?

Roma Malkist Crackers terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi yang diolah dari para ahli di bidangnya sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang pas. Selain itu, Roma Malkist Crackers tidak mengandung pemanis buatan, pewarna ataupun pengawet makanan sehingga mutunya terjamin.

Rasa yang nikmat serta sehat membuat siapapun tidak akan ragu untuk mengkonsumsinya, karena Roma Malkist Crackers sudah terdaftar di BPOM RI serta LPPOM MUI sehingga camilan ini cocok buat anak-anak serta orangtua tidak akan merasa khawatir lagi karena label halal tersebut.

Itulah alasannya mengapa kami Roma Malkist Crackers sebagai bingkisan di acara ulang tahun adik kami. Kami tidak mau abil resiko untuk memberikan makanan yang tidak sehat pada teman-teman AYUK. Untuk apa kami memilih makanan yang tidak sehat jika makanan yang sehat dan berkualitas masih banyak di sekitar kita dan harganya pun cukup terjangkau.

Sebagai orang tua dan saudara yang bijak, kami tentu akan selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga kami, apalagi soal makanan. Tidak heran jika banyak keluarga Indonesia yang mempercayakan pada produk dari PT Mayora Indah Tbk ini. Karena selain enak, sehat, dan murah, Roma Malkist Crackers juga bermanfaat sebagai penunda lapar.

2 komentar: